ROCKET ES 26-12 12V 26Ah AGM-VRLA – Spesifikasi, Keunggulan, dan Aplikasi untuk UPS & Sistem Energi

Rp1,00

Baterai ROCKET ES 26-12 adalah baterai AGM-VRLA 12V 26Ah high performance yang dirancang untuk kebutuhan UPS, telekomunikasi, sistem keamanan, panel kontrol industri, dan renewable energy. Menggunakan teknologi Absorptive Glass Mat (AGM) dengan konstruksi sealed non-spillable, baterai ini aman untuk instalasi indoor dan bebas perawatan. Diproduksi oleh Global Battery Co. Ltd, South Korea, ROCKET ES 26-12 memiliki design life hingga 6 tahun, internal resistance rendah (12mΩ), serta kemampuan max discharge hingga 310A selama 5 detik. Cocok digunakan pada area dengan pemadaman listrik sering dan sistem switching beban mendadak seperti UPS online maupun line interactive. Dengan self-discharge rendah dan standar internasional seperti IEC 60896, baterai ini menjadi pilihan ideal untuk proyek industri, server room, panel ATS, dan sistem tenaga surya skala kecil..

wws Maya / Pre-sale Questions Need Help? Contact Us via WhatsApp

Baterai ROCKET ES 26-12

Baterai ROCKET ES 26-12 adalah solusi AGM-VRLA 12V 26Ah yang dirancang untuk kebutuhan daya cadangan (backup power) dengan performa tinggi dan keandalan jangka panjang. Mengusung teknologi Absorptive Glass Mat (AGM) dan sistem Valve Regulated Lead Acid (VRLA), produk ini diproduksi oleh Global Battery Co. Ltd, South Korea, perusahaan yang dikenal dengan standar manufaktur baterai industri kelas global.

Di tengah meningkatnya kebutuhan sistem UPS (Uninterruptible Power Supply), telekomunikasi, emergency lighting, hingga sistem energi terbarukan, baterai dengan desain non-spillable, bebas perawatan, dan tahan siklus menjadi sangat penting. ROCKET ES 26-12 masuk dalam kategori high performance VRLA battery yang dirancang untuk aplikasi cyclic dan standby, sehingga cocok digunakan di area dengan frekuensi pemadaman listrik tinggi.

Dalam sistem daya kritikal, kualitas baterai bukan hanya soal kapasitas, tetapi juga stabilitas tegangan, umur pakai, dan keamanan instalasi indoor. Inilah alasan mengapa banyak integrator UPS dan kontraktor sistem panel listrik memilih baterai AGM 12V 26Ah dengan spesifikasi industri seperti ROCKET ES 26-12.


Teknologi AGM-VRLA: Stabil, Aman, dan Bebas Perawatan

Teknologi AGM-VRLA merupakan salah satu pengembangan paling matang dalam baterai timbal-asam tertutup (sealed lead acid battery). Pada sistem ini, elektrolit tidak dalam bentuk cair bebas, melainkan diserap oleh separator fiberglass (Absorptive Glass Mat). Hasilnya:

✔ Tidak mudah tumpah (non-spillable)
✔ Aman untuk instalasi indoor
✔ Minim perawatan (maintenance free)
✔ Emisi gas terkendali melalui sistem valve

Selain itu, sistem gas recombination memungkinkan penggabungan kembali gas hidrogen dan oksigen di dalam sel, sehingga mengurangi kebutuhan pengisian ulang air seperti pada baterai konvensional.

Seorang praktisi sistem daya industri pernah menyatakan:

“Dalam aplikasi UPS dan telekomunikasi, stabilitas tegangan dan keamanan instalasi indoor menjadi faktor utama. Teknologi AGM-VRLA memberikan keseimbangan ideal antara performa, umur pakai, dan safety.”

Dengan karakteristik tersebut, ROCKET ES 26-12 sangat ideal untuk:

  • Sistem UPS kantor & server room
  • Panel kontrol industri
  • Sistem alarm & keamanan
  • Emergency lighting
  • Peralatan medis
  • Sistem tenaga surya skala kecil

Spesifikasi Teknis Utama ROCKET ES 26-12

Berikut adalah spesifikasi utama yang menjadikan baterai ini masuk kategori high performance VRLA battery:

🔹 Spesifikasi Dasar

  • Nominal Voltage: 12V
  • Kapasitas (20HR, 25°C): 26Ah
  • Dimensi:
    • Panjang: 165 mm
    • Lebar: 176 mm
    • Tinggi: 127 mm
  • Berat: ± 8 kg
  • Design Life: 6 Tahun
  • Internal Resistance: 12mΩ
  • Max Discharge Current: 310A (5 detik)

Spesifikasi ini menunjukkan bahwa baterai tidak hanya dirancang untuk aplikasi ringan, tetapi juga mampu menangani beban sesaat (instant load) dengan sangat baik.


Internal Resistance 12mΩ: Kunci Stabilitas Saat Beban Tinggi

Salah satu parameter teknis yang sering diabaikan adalah internal resistance. Pada ROCKET ES 26-12, resistansi internal hanya 12 milliohm (12mΩ) — angka yang tergolong rendah untuk kelas baterai AGM 12V 26Ah.

Mengapa ini penting?

Dalam sistem UPS, terutama saat terjadi switching dari PLN ke baterai, terjadi lonjakan arus sesaat. Jika resistansi internal tinggi, maka:

  • Tegangan bisa drop drastis
  • Sistem UPS bisa fault
  • Performa inverter terganggu

Dengan resistansi internal rendah:

✔ Drop tegangan lebih minim
✔ Arus discharge lebih stabil
✔ Efisiensi sistem meningkat
✔ Risiko overheat lebih kecil

Max discharge current hingga 310A selama 5 detik menunjukkan kemampuan baterai dalam menangani beban puncak, seperti saat UPS melakukan transisi beban kritikal.

Ini menjadikan ROCKET ES 26-12 sangat cocok untuk:

  • UPS line interactive
  • UPS online double conversion
  • Sistem backup server
  • Panel ATS & genset controller

Dirancang untuk Aplikasi Cyclic dan Standby

Tidak semua baterai VRLA memiliki kemampuan baik untuk dua mode penggunaan sekaligus. ROCKET ES 26-12 dirancang untuk:

🔹 Standby Use (Float Mode)

Digunakan dalam kondisi baterai selalu terhubung dengan charger (seperti UPS atau panel kontrol). Tegangan float yang direkomendasikan:

  • 13.6V – 13.8V

Mode ini menjaga baterai tetap penuh dan siap digunakan kapan saja saat listrik padam.

🔹 Cyclic Use

Digunakan pada sistem yang sering mengalami charge-discharge, seperti:

  • Sistem tenaga surya
  • Backup area pedesaan
  • Sistem alarm mandiri

Tegangan pengisian siklus biasanya:

  • 14.4V – 14.9V

Fleksibilitas ini menjadikan baterai AGM 12V 26Ah ini cocok untuk berbagai aplikasi energi.


Umur Pakai 6 Tahun: Investasi Jangka Panjang

Dengan design life hingga 6 tahun, ROCKET ES 26-12 masuk dalam kategori baterai VRLA umur panjang untuk kelas mid-range capacity.

Namun, umur pakai aktual sangat dipengaruhi oleh:

  • Suhu ruangan
  • Kedalaman discharge (Depth of Discharge / DoD)
  • Sistem charging
  • Kualitas charger

Dalam sistem UPS indoor dengan suhu ideal 20–25°C, baterai bisa bekerja optimal mendekati design life-nya.

Jika Anda ingin memahami lebih dalam tentang pengaruh suhu dan setting charging pada baterai VRLA, Anda bisa membaca artikel pendukung kami:
[Artikel Pendukung 1: Cara Memilih Baterai UPS yang Tepat untuk Sistem Backup Listrik]


Cocok untuk Area dengan Pemadaman Listrik Sering

Indonesia masih memiliki banyak wilayah dengan pasokan listrik yang tidak stabil. Di area seperti ini, baterai untuk UPS, sistem alarm, maupun sistem komunikasi harus memiliki karakteristik:

✔ Tahan siklus berulang
✔ Stabil pada suhu tropis
✔ Tidak cepat drop kapasitas
✔ Mudah dipasang di ruang terbatas

Dengan dimensi ringkas (165 x 176 x 127 mm) dan berat hanya ±8 kg, baterai ini fleksibel untuk instalasi rack kecil maupun box panel.

Kombinasi teknologi AGM, resistansi rendah, dan kemampuan discharge tinggi menjadikan ROCKET ES 26-12 sebagai pilihan tepat untuk:

  • Backup listrik kantor
  • Sistem CCTV & security
  • Tower BTS
  • PJU tenaga surya skala kecil
  • Panel distribusi industri

Dalam konteks sistem daya kritikal, memilih baterai bukan sekadar melihat harga, tetapi juga melihat performa teknis dan ketahanan jangka panjang. Itulah mengapa Baterai ROCKET ES 26-12 menjadi solusi yang banyak dicari untuk kebutuhan UPS, telekomunikasi, dan sistem energi cadangan modern — dan tetap menjadi pilihan tepat ketika Anda membutuhkan keandalan dari Baterai ROCKET ES 26-12.

Klik Disini


Baterai ROCKET ES 26-12

Baterai ROCKET ES 26-12 tidak hanya unggul dari sisi spesifikasi dasar 12V 26Ah, tetapi juga dibangun dengan teknologi internal yang dirancang untuk stabilitas jangka panjang, keamanan instalasi indoor, dan performa discharge yang konsisten. Pada segmen baterai AGM VRLA untuk UPS dan telekomunikasi, detail teknis seperti konstruksi internal dan karakteristik discharge menjadi faktor penentu keandalan sistem secara keseluruhan.


Teknologi & Fitur Unggulan ROCKET ES 26-12

Dalam kategori baterai VRLA 12V 26Ah high performance, ROCKET ES 26-12 dibekali sejumlah fitur penting yang membedakannya dari baterai konvensional.

✔ Non-Spillable Sealed Construction

Desain tertutup (sealed construction) memastikan elektrolit tidak mudah bocor atau tumpah. Ini sangat penting untuk:

  • Instalasi rack UPS
  • Panel kontrol indoor
  • Ruang server
  • Lemari baterai tertutup

Karena bersifat non-spillable, baterai ini aman digunakan di berbagai orientasi pemasangan tanpa risiko kebocoran cairan.


✔ AGM System (Absorptive Glass Mat)

Teknologi AGM (Absorptive Glass Mat) menyerap elektrolit ke dalam separator fiberglass, sehingga tidak ada cairan bebas di dalam sel.

Keunggulan sistem AGM:

  • Bebas perawatan (maintenance free battery)
  • Lebih tahan getaran
  • Lebih stabil dalam siklus charge-discharge
  • Risiko sulfasi lebih rendah dibanding baterai basah

AGM menyerap elektrolit secara merata di seluruh permukaan plate, sehingga distribusi arus lebih homogen. Dalam sistem UPS switching cepat, stabilitas ini sangat krusial.


✔ Gas Recombination Technology

Pada baterai VRLA modern, gas hidrogen dan oksigen yang terbentuk saat pengisian tidak langsung keluar, tetapi direkombinasi kembali menjadi air di dalam sel.

Manfaatnya:

  • Minim kehilangan air
  • Tekanan internal terkontrol
  • Umur pakai lebih panjang
  • Performa float charging lebih stabil

Pada sistem standby seperti UPS atau panel ATS, teknologi ini memastikan baterai tidak cepat kering.


✔ Low Pressure Venting System

Sistem katup tekanan rendah menjaga keseimbangan tekanan internal baterai. Jika tekanan berlebih, katup akan membuka secara otomatis untuk menjaga keamanan.

Fitur ini:

  • Mengurangi risiko swelling
  • Menjaga keamanan ruang tertutup
  • Mendukung instalasi indoor jangka panjang

✔ Heavy-Duty Grids

Plate internal menggunakan desain heavy-duty grid dengan alloy berkualitas tinggi.

Keunggulannya:

  • Tahan korosi
  • Lebih kuat terhadap siklus discharge dalam
  • Stabil pada suhu tinggi

Dalam sistem energi cadangan di iklim tropis seperti Indonesia, struktur grid yang kuat membantu memperlambat degradasi material aktif.


✔ Low Self-Discharge

ROCKET ES 26-12 memiliki tingkat self-discharge rendah. Ini penting untuk:

  • Stok proyek tender
  • Penyimpanan warehouse
  • Sistem cadangan yang jarang digunakan

Baterai dengan self-discharge rendah tetap mempertahankan kapasitasnya lebih lama saat tidak digunakan.


✔ Wide Operating Temperature Range

Dirancang untuk bekerja pada rentang suhu luas, baterai AGM 12V 26Ah ini cocok untuk:

  • Ruang UPS tanpa AC
  • Shelter BTS
  • Panel outdoor tertutup

Menurut pengalaman di lapangan, baterai dengan toleransi suhu baik lebih stabil dalam sistem telekomunikasi dibandingkan baterai dengan spesifikasi umum.

Dalam praktik sistem daya kritikal, pemilihan baterai dengan konstruksi seperti ini seringkali lebih menentukan keandalan sistem dibanding sekadar melihat angka kapasitas Ah.


Performa Discharge & Daya

Salah satu keunggulan teknis utama Baterai ROCKET ES 26-12 adalah karakteristik discharge yang solid pada 25°C.

🔹 Constant Current Discharge (25°C)

Contoh performa:

  • 5 menit → hingga ±95A (final voltage 9.6V)
  • 60 menit → ±16.2A
  • 20 jam → ±1.30A

Data ini menunjukkan kemampuan baterai menangani beban tinggi dalam durasi pendek maupun beban ringan dalam durasi panjang.


🔹 Constant Power Discharge

  • 5 menit → hingga 1060 watt/cell
  • 30 menit → ±323 watt/cell
  • 60 menit → ±188 watt/cell

Kemampuan power discharge tinggi ini sangat penting dalam aplikasi:

✔ Backup UPS
✔ Sistem switching beban mendadak
✔ Peralatan medis sensitif
✔ Telekomunikasi & BTS
✔ Panel kontrol industri

Pada saat UPS berpindah dari listrik PLN ke mode baterai, lonjakan daya awal membutuhkan baterai dengan respons cepat dan stabil. Di sinilah keunggulan internal resistance rendah dan desain AGM bekerja optimal.

Dalam sistem medis dan data center, kestabilan daya selama beberapa menit pertama sering kali menjadi penentu keselamatan peralatan.


Pentingnya Final Voltage dan Cutoff Voltage

Dalam tabel discharge terdapat beberapa final voltage:

  • 9.6V
  • 10.2V
  • 10.8V

Apa artinya?

Final voltage atau cutoff voltage adalah batas tegangan akhir saat baterai dianggap habis dalam satu siklus discharge.

Semakin rendah cutoff voltage:

✔ Kapasitas terpakai lebih besar
⚠ Namun umur baterai bisa lebih cepat berkurang

Sebaliknya, cutoff voltage lebih tinggi:

✔ Umur baterai lebih panjang
✔ Siklus hidup lebih banyak
⚠ Kapasitas efektif sedikit berkurang

Dalam banyak sistem UPS profesional, pengaturan cutoff voltage menjadi bagian penting dari desain sistem.

Bagi Anda yang ingin memahami pengaturan tegangan, depth of discharge, dan sizing baterai UPS lebih detail, silakan baca juga:
[Artikel Pendukung 2: Cara Menghitung Kapasitas Baterai untuk UPS dan Sistem Backup Listrik]

Dalam praktik sistem industri, sering ditemukan baterai cepat drop bukan karena kualitas produk, melainkan karena pengaturan cutoff voltage terlalu agresif.

Dalam sistem daya kritikal, strategi penggunaan sering kali lebih menentukan umur pakai dibanding sekadar spesifikasi di atas kertas.

Dengan kombinasi teknologi AGM, konstruksi heavy-duty, resistansi internal rendah, serta karakteristik discharge yang kuat, Baterai ROCKET ES 26-12 menjadi pilihan rasional untuk sistem UPS, telekomunikasi, dan aplikasi industri yang menuntut kestabilan performa — menjadikan Baterai ROCKET ES 26-12 tetap relevan sebagai solusi baterai AGM VRLA 12V 26Ah berkinerja tinggi.

Klik Disini

Baterai ROCKET ES 26-12

Baterai ROCKET ES 26-12 dirancang sebagai baterai AGM VRLA 12V 26Ah yang tidak hanya unggul dalam spesifikasi teknis, tetapi juga stabil dalam berbagai kondisi lingkungan, sistem charging, dan aplikasi industri. Dalam sistem daya cadangan seperti UPS, telekomunikasi, hingga renewable energy system, faktor suhu, metode pengisian, dan karakter penyimpanan sering kali menjadi penentu umur pakai baterai secara nyata di lapangan.


5️⃣ Pengaruh Suhu terhadap Kapasitas

Salah satu parameter penting dalam memilih baterai VRLA adalah bagaimana performanya dipengaruhi suhu. Berdasarkan data teknis, kapasitas Baterai ROCKET ES 26-12 berubah sesuai temperatur operasional:

  • 40°C → 102% kapasitas
  • 25°C → 100% kapasitas
  • 0°C → 85% kapasitas
  • -15°C → 65% kapasitas

Edukasi Teknis

Pada suhu 25°C (standar pengujian industri), baterai bekerja pada kapasitas nominal 100%. Menariknya, pada suhu 40°C kapasitas tampak meningkat menjadi 102%. Namun ini bukan berarti suhu tinggi lebih baik.

Suhu tinggi memang meningkatkan reaksi kimia internal, tetapi:

✔ Mempercepat proses korosi grid
✔ Mempercepat penguapan internal
✔ Memperpendek umur pakai

Dalam praktik sistem UPS di Indonesia, suhu ruangan 25–30°C tergolong ideal. Iklim tropis Indonesia justru memberikan keuntungan jika ruang baterai memiliki ventilasi baik.

Sebaliknya, suhu rendah seperti 0°C hingga -15°C menurunkan kapasitas signifikan. Hal ini penting untuk proyek di daerah pegunungan atau ruang dengan pendingin ekstrem.

Seorang teknisi sistem daya industri menyatakan:

“Kapasitas baterai bisa meningkat di suhu tinggi, tetapi umur pakainya justru menurun drastis. Manajemen suhu adalah kunci performa jangka panjang.”

Karena itu, dalam desain sistem baterai UPS dan panel ATS, kontrol suhu sering kali lebih penting daripada sekadar memilih kapasitas Ah lebih besar.


6️⃣ Sistem Charging yang Direkomendasikan

Pengisian daya yang tepat sangat menentukan umur baterai AGM VRLA. Baterai ROCKET ES 26-12 memiliki dua mode pengisian utama:


🔹 Cycle Use (Penggunaan Siklus)

Digunakan untuk sistem yang sering mengalami charge-discharge, seperti:

  • Solar home system
  • PJU tenaga surya
  • Backup listrik pedesaan

Parameter yang direkomendasikan:

  • Tegangan: 14.4V – 14.9V
  • Max Charging Current: 7.8A
  • Temperature Compensation: -30mV/°C

Mode ini memastikan baterai terisi penuh setelah digunakan, sekaligus menjaga efisiensi pengisian.


🔹 Standby Use (Float Mode)

Digunakan untuk sistem UPS dan panel kontrol yang selalu terhubung dengan charger.

Parameter float:

  • 13.6V – 13.8V
  • Temperature Compensation: -20mV/°C

Float charging menjaga baterai tetap dalam kondisi siap pakai tanpa overcharge.


Perbedaan Float Charging vs Cyclic Charging

Dalam sistem UPS kantor atau server room, baterai bekerja dalam mode float hampir sepanjang waktu. Discharge hanya terjadi saat listrik padam.

Sebaliknya, dalam sistem renewable energy seperti PLTS off-grid:

  • Baterai discharge setiap malam
  • Charging terjadi setiap siang

Mode cyclic membutuhkan kontrol charging lebih presisi untuk mencegah overcharge atau undercharge.

Banyak kasus baterai cepat soak bukan karena kualitas produk, tetapi karena pengaturan charger tidak sesuai karakteristik VRLA AGM.

Untuk memahami pengaturan tegangan dan sistem pengisian lebih detail, Anda bisa membaca:
[Artikel Pendukung 3: Panduan Setting Tegangan Charger untuk Baterai AGM VRLA]


7️⃣ Umur Pakai & Self Discharge

Salah satu keunggulan Baterai ROCKET ES 26-12 adalah tingkat self-discharge yang rendah pada suhu 25°C:

  • 3 bulan → 91% kapasitas tersisa
  • 6 bulan → 82% kapasitas tersisa
  • 12 bulan → 65% kapasitas tersisa

Ini menunjukkan baterai tetap mempertahankan energi meskipun tidak digunakan dalam waktu lama.

Mengapa Ini Penting?

✔ Cocok untuk stok proyek
✔ Aman untuk pengadaan tender
✔ Tidak cepat drop saat penyimpanan

Dalam proyek industri dan pemerintahan, baterai sering dibeli dalam jumlah besar dan disimpan sebelum instalasi. Baterai dengan self-discharge rendah memberikan fleksibilitas waktu instalasi tanpa risiko kehilangan kapasitas signifikan.

Dalam pengalaman proyek, baterai dengan karakter penyimpanan baik lebih menguntungkan dibanding baterai murah yang cepat drop sebelum dipasang.


8️⃣ Aplikasi Penggunaan

Berdasarkan spesifikasi teknis, Baterai ROCKET ES 26-12 dirancang untuk berbagai aplikasi:

✔ Telecommunication Equipment
✔ Fire Alarm & Security System
✔ Medical Instruments
✔ Emergency Lighting
✔ Computer Backup
✔ Renewable Energy System
✔ Industrial & Critical Power

Implementasi di Pasar Indonesia

Untuk kebutuhan lokal, baterai AGM 12V 26Ah ini banyak digunakan pada:

  • UPS kantor & server room
  • Panel ATS & genset controller
  • PJU tenaga surya skala kecil
  • Solar home system pedesaan
  • Sistem kontrol industri
  • CCTV & sistem keamanan

Dalam sistem switching beban mendadak, seperti UPS online double conversion, kemampuan max discharge hingga 310A selama 5 detik menjadi nilai tambah signifikan.

Untuk telekomunikasi dan BTS, stabilitas tegangan saat beban puncak adalah prioritas utama.


9️⃣ Standar & Sertifikasi Internasional

ROCKET ES 26-12 memenuhi berbagai standar internasional:

✔ JIS
✔ IEC 60896 Part 1 & 2
✔ BS6290-4
✔ BS 6334
✔ Eurobat Guide – High Performance

Standar ini menunjukkan bahwa baterai telah melalui pengujian kualitas, keamanan, dan performa sesuai regulasi global.

Untuk proyek industri, rumah sakit, dan fasilitas kritikal, kepatuhan terhadap standar seperti IEC 60896 menjadi salah satu persyaratan teknis dalam tender.


🔟 Unique Selling Point yang Perlu Ditekankan

Beberapa poin utama yang menjadikan Baterai ROCKET ES 26-12 unggul:

✔ Design Life 6 Tahun
✔ High Performance VRLA
✔ AGM Technology
✔ Low Internal Resistance (12mΩ)
✔ Max Discharge 310A
✔ Non-Spillable & Maintenance Free
✔ Cocok untuk Frequent Power Failure Area

Dalam sistem daya cadangan modern, kombinasi teknologi AGM, konstruksi sealed, resistansi rendah, serta kemampuan discharge tinggi membuatnya ideal untuk aplikasi UPS, telekomunikasi, dan energi terbarukan.

Ketika mempertimbangkan baterai untuk sistem daya kritikal yang membutuhkan kestabilan, keamanan, dan efisiensi jangka panjang, pilihan pada Baterai ROCKET ES 26-12 menjadi solusi rasional — terutama untuk kebutuhan baterai AGM VRLA 12V 26Ah di lingkungan dengan frekuensi pemadaman tinggi dan standar industri ketat seperti Baterai ROCKET ES 26-12.

Klik Disini

Weight 28 kg
Dimensions 33 × 17 × 21 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “ROCKET ES 26-12 12V 26Ah AGM-VRLA – Spesifikasi, Keunggulan, dan Aplikasi untuk UPS & Sistem Energi”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like…

//
Tim dukungan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja!